Tuesday, March 22, 2011

Perbedaan Fungsi Lubang Hidung Kanan dan Kiri

Kita semua memiliki hidung dengan dua lubang, kanan dan kiri. Tahukah anda bahwa ada perbedaan fungsi lubang hidung kanan dan kiri kita itu? Bukankah kedua lubang hidung kita itu meski mempunyai letak yang berbeda tetap saja berfungsi sama, yaitu untuk menghirup dan membuang nafas? Toh, paru-paru tampaknya lebih penting.
Ternyata lubang hidung kita mempunyai fungsi yang tidak sama. lubang hidung kita yang sebelah kanan mewakili matahari (mengeluarkan panas) sementara yang sebelah kiri mewakili bulan ( mengeluarkan dingin). Percaya? Hehe … Kalau tidak, teruskan membaca, kalau iya, juga teruskan membaca (maksa mode: on)
Jika sedang sakit kepala, cobalah menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafaslah melalui hidung sebelah kiri. Lakukan ini selama kurang lebih 5 menit, sakit kepala anda akan sembuh.
Anda merasa lelah, lakukan bolak-balik. Tutup lubang hidung sebelah kiri dan bernafaslah melalui hidung sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasakan segar kembali. Sebab lubang hidung sebelah kanan mengeluarkan panas, sehingga gampang sekali panas. Lubang hidung sebelah kiri mengeluarkan dingin.
Perempuan bernafas lebih dengan hidung sebelah kiri, sehingga hatinya gampang sekali dingin. Sedangkan laki-laki bernafas lebih dengan hidung sebelah kanan, sehingga gampang sekali marah.
Apakah Anda ada memperhatikan pada saat bangun, lubang hidung sebelah mana yang bernafas lebih cepat ? Sebelah kiri atau kanan ?  Jika lubang hidung sebelah kiri bernafas lebih cepat, Anda akan merasa sangat lelah. Tutuplah lubang hidung sebelah kiri dan gunakan lubang hidung sebelah kanan untuk bernafas, Anda akan merasa segar kembali dengan cepat.
Cara ini boleh diajarkan kepada anak-anak, tetapi efeknya akan lebih baik diterapkan kepada orang dewasa.
Tidak ada salahnya mencoba. Toh terapi ini sama sekali gratis. Semoga anda bisa semakin tenang dan hidup lebih sehat :)
Read More

Wednesday, March 2, 2011

Inilah Rahasia Dibalik Kehebatan Kondisi Fisik Timnas Indonesia


Lima kali menang berturut-turut. Filipina yang digawangi pemain jebolan Eropa pun berhasil ditaklukkan dua kali. Padahal, dengan kondisi pemain yang “diduga” tidak dalam kondisi benar-benar fit, karena banyaknya pemain inti yang cedera.

Read More

RAHASIA DI BALIK MISTERI TATO-TATO BECKHAM

Sisi religiusnya. Lewat apa? Tentu saja lewat tato-tato yang ada di sekujur tubuh Becham.
Pemain bintang yang juga gelandang tim nasional Inggris ini mengungkapkan mistery tato putih dan hitam The Man of Sorrow garapan Matthew R Brooks, ketika dia merayakan kemenangan I Rossoneri 3-0 atas Juventus di Olimpico Turin, Senin dini hari.
Tato ini merupakan tato keempat yang menggambarkan ikon Kristen, dimana Beckham menempatkannya sebagai koleksi kepercayaannya yang beragam.
Meski dua bulan beristirahat, namun mantan pemain Manchester United ini tetap tajam sebelum bergabung lagi dengan Milan. Beckham sudah memiliki tato salib di leher belakangnya, hanya beberapa senti dari tato malaikat penjaga yang ditorehkan di antara pundak dan malaikat di pundak kirinya.
Namun, dalam biografi pertamanya, My World, David mengungkapkan dirinya terikat kuat dengan Yahudisme.
Saya mungkin lebih banyak berhubungan dengan Yahudisme dibandingkan agama yang lain. Saya dulu mengenakan kopiah tradisional Yahudi ketika saya masih muda dan saya juga beberapa kali pergi ke pernikahan Yahudi dengan kakek saya, aku Beckham seperti dilansir dari The Dailymail.
Desember tahun lalu, dia mengenakan kopiah Yahudi saat menghadiri pemakaman kakeknya, Joe West untuk menghormati keyakinan Yahudi sang kakek.


Beckham juga mentato tulisan dalam bahasa Hebrew, termasuk pula istrinya, Victoria dengan tulisan Yahudi yang bertulisan, I am my beloved, my beloved is mine.
Sedangkan tato baru Beckham, terletak dekat dengan tulang iganya di sisi kanan, di tangan kirinya, ada tato bertulisan nama Victoria, meski tidak benar penulisannya dalam bahasa Hindi, di bawahnya lagi tulisan latih, Ut Amen Et Foveam yang berarti, Begitu saya cintai dan sayangi.
Di badannya lagi, Beckham juga mentato tulisan Mandarin yang berbunyi, Kematian dan hidup tergantung pilihan, kaya dan terhormat tergantung pada surga.
Beckham juga mentato nama ketiga anaknya, pertama Brooklyn di atas pinggangnya, anak keduanya, Cruz dan Romeo berada di dekat tato malaikat bersayap di punggungnya.
Di tangan kanannya, Beckham juga mentatonya dengan tulisan Roman VII, nomor punggung yang dia kenakan ketika bermain di Manchester United.

Read More

Bagaimana Membuat Film Dokumenter

Sebagai kurator sebuah festival film dokumenter, saya sering ditanya tentang bagaimana seharusnya seseorang membuat atau memproduksi film dokumenter. Sekarang ini, dengan peralatan yang murah, setiap orang dapat membuat film. Bisa saja benar demikian, namun, seberapa baik hasilnya? Adakah yang bersedia membayar untuk menontonnya?

Berikut adalah beberapa langkah penting yang sangat mendasar dalam membuat film dokumenter:

1) Pastikan bahwa kita mempunyai ide yang orisinil. Telusuri daftar-daftar film di festival internasional (khususnya Hot Docs, Silver Docs, Full Frame dan festival film dokumenter lainnya), Internet Movie Database, Indiewire dan wadah film-film lainnya, untuk memastikan bahwa belum ada film dengan topik yang sama pernah dibuat. Hampir semua film yang dibuat oleh para pemula dapat menarik perhatian para distributor film dari keikutsertaanya dalam festival film. Programer festival biasanya hanya mempunyai sedikit tempat untuk film dokumenter. Pastikan bahwa film kita berbeda dari yang lain. Film-film tentang 9/11, Iraq, dan AIDS adalah film-film yang sudah sangat umum.

2) Baca. Jika belum pernah sama sekali membuat film maka kita harus banyak belajar. Jangan membuat kesalahan-kesalahan yang tidak penting dan akhirnya membuang-buang uang. Luangkan waktu untuk membaca atau mencari cara untuk mendapatkan masukan dari para profesional.

3) Tonton. Carilah tempat-tempat di mana kita bisa menyewa atau menonton film-film dokumenter. Jika menggunakan TV kabel, beberapa saluran (channel) juga dapat menjadi sumber yang baik. Diskusikan film dokumenter favorit bersama teman yang juga menyukai film. Catat hasil diskusi yang penting.

4) Riset. Kita harus tahu bagaimana caranya membuat si subyek benar-benar 'hidup' dalam film. Pikirkan itu pada saat membuat treatment? hingga ke tampilannya. Pastikan kita sudah mendapatkan kesediaan dari para nara sumber juga izin lokasi di mana kita akan merekam gambar.

5) Jika hal-hal yang dibutuhkan sudah terkumpul, mulailah menulis treatment. Ikuti format yang sudah ditetapkan dalam menulis treatment?. Cari buku panduan jika membutuhkan bantuan. Ingatlah bahwa karya kita bermula dari treatment.

6) Hitung dan kumpulkan anggaran. Perkirakan berapa wawancara yang akan dilakukan dalam pembuatan film ini, berapa hari yang diperlukan, berapa tim yang akan ikut dalam produksi ini (penata suara, penata kamera, sutradara, editor), perlu tidaknya menyewa alat. Belakangan ini, kebanyakan film dokumenter berformat DVD or DigiBeta. Jangan lupa, izin atau biaya hak cipta dari musik yang akan kita pakai dapat menambah biaya yang cukup lumayan.

7) Tambahkan 30% di rencana anggaran kita, sebagai anggaran tidak terduga.

8) Cari investor atau pen-donor. Para pemula biasanya mengajak teman atau keluarganya untuk ambil bagian dalam filmnya. Kita bisa mengajukan proposal ke bermacam-macam yayasan yang memberikan bantuan dana bagi pembuatan film dokumenter. Pada umumnya kita harus menunggu 3-6 bulan dari awal pengajuan proposal untuk mendapatkan jawabannya. Jangan memaksakan diri meminjam uang atau menggunakan kartu kredit untuk membuat film.

9) Atau kita bisa juga mempresentasikan treatment kita ke stasiun-stasiun TV yang mempunyai program dokumenter.

10) Produksi film.

11) Putar film kita di kalangan yang mengapresiasi film dokumenter atau kelompok-kelompok yang merupakan target penonton film kita. Evaluasi film kita melalui angket yang disebarkan saat itu, yaitu meminta penonton untuk menuliskan pendapat mereka tentang film kita. Apakah mereka mengerti, bagaimana suasananya dan pertanyan-pertanyaan lain yang kita anggap penting.

12) Tilik kembali evaluasi-evaluasi yang kita dapatkan dan kemudian pikirkan kembali apakah ada yang perlu diubah atau ditambahkan.

13) Ajukan film kita ke festival-festival film yang ada. Bisa dimulai dari festival-festival lokal (daerah) dan nasional.


(Diambil dari:Sebagai kurator sebuah festival film dokumenter, saya sering ditanya tentang bagaimana seharusnya seseorang membuat atau memproduksi film dokumenter. Sekarang ini, dengan peralatan yang murah, setiap orang dapat membuat film. Bisa saja benar demikian, namun, seberapa baik hasilnya? Adakah yang bersedia membayar untuk menontonnya?

Berikut adalah beberapa langkah penting yang sangat mendasar dalam membuat film dokumenter:

1) Pastikan bahwa kita mempunyai ide yang orisinil. Telusuri daftar-daftar film di festival internasional (khususnya Hot Docs, Silver Docs, Full Frame dan festival film dokumenter lainnya), Internet Movie Database, Indiewire dan wadah film-film lainnya, untuk memastikan bahwa belum ada film dengan topik yang sama pernah dibuat. Hampir semua film yang dibuat oleh para pemula dapat menarik perhatian para distributor film dari keikutsertaanya dalam festival film. Programer festival biasanya hanya mempunyai sedikit tempat untuk film dokumenter. Pastikan bahwa film kita berbeda dari yang lain. Film-film tentang 9/11, Iraq, dan AIDS adalah film-film yang sudah sangat umum.

2) Baca. Jika belum pernah sama sekali membuat film maka kita harus banyak belajar. Jangan membuat kesalahan-kesalahan yang tidak penting dan akhirnya membuang-buang uang. Luangkan waktu untuk membaca atau mencari cara untuk mendapatkan masukan dari para profesional.

3) Tonton. Carilah tempat-tempat di mana kita bisa menyewa atau menonton film-film dokumenter. Jika menggunakan TV kabel, beberapa saluran (channel) juga dapat menjadi sumber yang baik. Diskusikan film dokumenter favorit bersama teman yang juga menyukai film. Catat hasil diskusi yang penting.

4) Riset. Kita harus tahu bagaimana caranya membuat si subyek benar-benar 'hidup' dalam film. Pikirkan itu pada saat membuat treatment? hingga ke tampilannya. Pastikan kita sudah mendapatkan kesediaan dari para nara sumber juga izin lokasi di mana kita akan merekam gambar.

5) Jika hal-hal yang dibutuhkan sudah terkumpul, mulailah menulis treatment. Ikuti format yang sudah ditetapkan dalam menulis treatment?. Cari buku panduan jika membutuhkan bantuan. Ingatlah bahwa karya kita bermula dari treatment.

6) Hitung dan kumpulkan anggaran. Perkirakan berapa wawancara yang akan dilakukan dalam pembuatan film ini, berapa hari yang diperlukan, berapa tim yang akan ikut dalam produksi ini (penata suara, penata kamera, sutradara, editor), perlu tidaknya menyewa alat. Belakangan ini, kebanyakan film dokumenter berformat DVD or DigiBeta. Jangan lupa, izin atau biaya hak cipta dari musik yang akan kita pakai dapat menambah biaya yang cukup lumayan.

7) Tambahkan 30% di rencana anggaran kita, sebagai anggaran tidak terduga.

8) Cari investor atau pen-donor. Para pemula biasanya mengajak teman atau keluarganya untuk ambil bagian dalam filmnya. Kita bisa mengajukan proposal ke bermacam-macam yayasan yang memberikan bantuan dana bagi pembuatan film dokumenter. Pada umumnya kita harus menunggu 3-6 bulan dari awal pengajuan proposal untuk mendapatkan jawabannya. Jangan memaksakan diri meminjam uang atau menggunakan kartu kredit untuk membuat film.

9) Atau kita bisa juga mempresentasikan treatment kita ke stasiun-stasiun TV yang mempunyai program dokumenter.

10) Produksi film.

11) Putar film kita di kalangan yang mengapresiasi film dokumenter atau kelompok-kelompok yang merupakan target penonton film kita. Evaluasi film kita melalui angket yang disebarkan saat itu, yaitu meminta penonton untuk menuliskan pendapat mereka tentang film kita. Apakah mereka mengerti, bagaimana suasananya dan pertanyan-pertanyaan lain yang kita anggap penting.

12) Tilik kembali evaluasi-evaluasi yang kita dapatkan dan kemudian pikirkan kembali apakah ada yang perlu diubah atau ditambahkan.

13) Ajukan film kita ke festival-festival film yang ada. Bisa dimulai dari festival-festival lokal (daerah) dan nasional.


(Diambil dari: www.helium.com/items/329147-how-to-produce-a-documentary-film))
Read More
JANGAN cuma BACA doank dong !!!
apa komentar sobat TW ??? AYO buat TW jadi HIDUP dengan 'ramai' nya komentar sobat !!! di tunggu cuap cuap nya : D

disini bebas berekspresi tapi tetap sopan dan tidak nyepam ya .. please ..