Wednesday, November 28, 2012
SOFTWARE RDBMS DAN MODEL DATA BEBERAPA SOFTWARE DBMS :
1.MySQL
Mysql adl software yang menggunakan standar SQL, yangbersifat multi-thread dan multi-use.
2.Oracle
Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis dataRDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).
Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis dataRDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).
3.Microsoft SQL server
Merupakan produk andalan microsoft untuk database server.Umum digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskalakecil hingga menengah, dan berkembang dengan digunakannyaSQL Server pada basis data besar.
4.Firebird
Kemampuan dari open source Firebird :
a.Sebuah transaksi bisa di commit atau di rollback dengan mudah
b.Menggunakan sintaks standard untuk menciptakan foreign key
c.Menggunakan multi version concurrency system
d.Bisa melakukan replikasi data dengan operasi insert, update ataudelete ke dalam database
e.Firebird support dengan multiple data file,
f.Banyaknya fasilitas support dan maintenance karena banyaknyakomunitas firebird.
5.Visual Foxpro
a. Tahun 1984, fox software memperkenalkan foxbase untukmenyaingi dbase II. Foxbase hanya perangkat lunak kecil
b. Pada tahun 1989 foxbase berkembang menjadi foxpro danmemperkenalkan GUI.
c. Pada tahun 1995 Foxpro berkembang menjadi Visual Foxpro dandilengkapi dengan pemrograman berorientasi objek, sertadapat membangun aplikasi berbasis web.
6.Postgre SQL
a. Awal th 1982 Michael Stonebraker dari University of CaliforniaBarkeley membuat sebuah ORDBMS dan merupakan software open source yang gratis.
b. Unggul dalam menentukan kemampuan tipe data
c. Databasenya mampu memahami hubungan dan mengambilinformasi dari tabel terkait
7.dBASE
dBASE adalah sebuah sistem manajemen basisdata (DBMS) yang secara luas digunakan pada mikrokomputer yang dikenalkan oleh Ashton-Tate untuk komputer CP/M, dan kemudian untuk platform Apple II, Apple Macintosh dan IBM PC dengan DOS yang menjadi salah satu perangkat lunak yang paling laris selama beberapa tahun pada saat itu.
8.IBM DB/2
DB2 adalah keluarga sistem
manajemen database relasional (RDBMS) produk dari IBM yang melayani
sejumlah sistem operasi yang berbeda platform. Menurut IBM, DB2 memimpin
dalam hal pangsa pasar database dan kinerja. Meskipun produk DB2 yang
ditawarkan untuk sistem berbasis UNIX dan sistem operasi komputer
pribadi, DB2 jejak produk database Oracle dalam sistem berbasis UNIX dan
Microsoft Access.
9.Clipper
Clipper adalah bahasa
pemrograman yang lebih ditujukan untuk pengelolaan data. Clipper
terkenal pada dekade tahun 80-an sampai pertengahan 90-an. Clipper
dimasukkan ke dalam kelompok keluarga Xbase, yaitu dBase, Clipper,
Foxbase, FoxPro, dan lain-lain. Beberapa keuntungan Clipper di
antaranya: tidak memerlukan perangkat keras yang tinggi (PC AT 286 pun
bisa digunakan, dan ingat di pelosok mungkin masih ada komputer PC AT
386), berbasis teks (tidak grafis) sehingga cepat dalam pencetakan ke
printer dan mudah dalam pemasukan data, kecepatan pemasukan data (tentu
disenangi oleh operator pemasukan data).
10.FoxPro
Visual
Foxpro adalah salah satu sistem manajemen database serta
sekaligusprogram pembangun aplikasi database yang handal. Visual foxpro
membantu kitadalam mengolah dan mengelola suatu database yang baik dan
sederhana hinggakompleks dan berskala besar.
11.Model Data
Arsitektur Sistem Basis Data
terbagi menjadi 3 level, yaitu :
1. Internal/Physical Level: berhubungan dengan bagaimana datadisimpan secara fisik (physical storage). Merupakan levelterendah untuk merepresentasikan basis data. Recorddisimpan dalam media penyimpanan dalam format byte.Didefinisikan sebagai sebuah Skema Internal.
2. External /View Level, berhubungan dengan bagaimana data direpresentasikan dari sisi setiap pengguna dan merupakanlevel pengguna. Yang dimaksud dengan pengguna adalahprogrammer, end user atau DBA. Setiap user mempunyai‘bahasa’ yang sesuai dengan kebutuhannya. Untukprogrammer, bahasa yang digunakan adalah bahasapemrograman seperti C, COBOL, atau PL/I. Untuk end user,bahasa yang digunakan adalah bahasa query ataumenggunakan fasilitas yang tersedia pada program aplikasi.Pada level eksternal ini, user dibatasi pada kemampuanperangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan aplikasibasis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Eksternal.
3. Conceptual/Logical Level yang menghubungkan antara internal & external level. Conceptual level adalah sebuah representasiseluruh muatan informasi yang dikandung oleh basis data.Tidak seperti level eksternal maka pada level conceptual,keberadaannya tidak memperhitungkan kekurangan perangkatkeras maupun perangkat lunak pembangun aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah skema konseptual.
BERIKUT ADALAH GAMBAR TIGA LEVEL ARSITEKTUR SISTEMBASIS DATA :
Model Data
a. Entity-relationship Model
E-R model didasarkan atas persepsi terhadap dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek, disebut entity (entitas) dan hubungan antar objek tersebut, disebut relationship. Entityadalah
objek di dunia yang bersifat unik. Setiap entitas mempunyai atribut
yang membedakannya dengan entitas lainnya. Contoh : entitas Mahasiswa,
mempunyai atribut nama, umur, alamat no. ktm. Pemodelan data dengan model E-R menggunakan diagram E-R. Diagram E-R terdiri dari :
• Kotak persegi panjang, menggambarkan himpunan antar entitas
• Elip, menggambarkan atribut-atribut entitas
• Diamon, menggambarkan hubungan antara himpunan entitas
• Garis, yang menghubungkan antar objek dalam diagram E-R
b. Object-Oriented Model
Model berorientasi objek berbasiskan kumpulan objek. Setiap objek berisi :
• Nilai yang disimpan dalam variable instant, dimana variable tersebut “melekat” dengan objek itu sendiri.
• Metoda : operasi yang berlaku pada objek yang bersangkutan.
• Objek-objek yang memiliki tipe nilai & metode yang sama dikelompokkan dalam satu kelas. Kelas disini mirip dengan tipe data abstrak pada bahasa pemrograman.
• Sending a message : sebuah objek dapat mengakses data sebuah objek yang lain hanya dengan memanggil metode dari objek tersebut.
c. Model-model lojik berbasis record
· Data
yang disimpan menggambarkan beberapa aspek dari suatu organisasi. Model
data, adalah himpunan deksripsi data level tinggi yang dikonstruksi
untuk menyembunyikan beberapa detail dari penyimpanan level rendah.
Terdapat beberapa model dalam kelompok ini, antara lain
1. Model Relasional ( Relational Model)
Model relasional menggunakan
kumpulan tabel-tabel untuk merepresentasikan data & relasi antar
data-data tersebut. Setiap tabel terdiri atas kolom-kolom, dan
setiap kolom mempunyai nama yang unik.
2. Model Jaringan (Network Model)
Data dalam model jaringan
direpresentasikan dengan sekumpulan record (Pascal),dan relasi antara
data direpresentasikan oleh record & link. Link dipandang sebagai
pointer. Record-record diorganisasikan sebagai graf Model jaringan
distandarisasi pada tahun 1971 oleh Data Base Task Group (DBTG). Itulah sebabnya disebut model DBTG. Model ini juga disebut model CODASYL (Conference on Data System Languages),
karena DBTG adalah bagian dari CODASYL. Model ini menyerupai model
hirarkis, dengan perbedaan suatu simpul anak bisa memilki lebih dari
satu orang tua. Oleh karena sifatnya demikian, model ini bisa menyatakan
hubungan 1:1 (satu arang tua punya satu anak), 1:M (satu orang tua
punya banyak anak), maupun N:M (beberapa anak bisa mempunyai beberapa
orangtua). Pada model jaringan, orang tua disebut pemilik dan anak
disebut anggota.
3. Model Hirarki (Hirarchical Model)
Model hirarkis biasa disebut model
pohon, karena menyerupai pohon yang dibalik. Model ini menggunakan pola
hubungan orang tua-anak. Setiap simpul (biasa dinyatakan dengan
lingkaran atau kotak) menyatakan sekumpulan medan. Simpul yang terhubung
ke simpul pada level di bawahnya disebut orang tua. Setiap orang tua
bisa memiliki satu (hubungan 1:1) atau beberapa anak (hubungan 1:M),
tetapi setiap anak hanya memiliki satu orang tua. Simpul – simpul yang dibawahi oleh simpul orang tua disebut anak. Simpul
orang tua yang tidak memiliki orang tua disebut akar. Simpul yang
tidak mempunyi anak disebut daun. Adapun hubungan antara anak dan orang
tua disebut cabang. Data direpresentasikan dalam record dan link.
Perbedaannya adalah, record-record diorganisasikan sebagai tree (pohon) daripada graf. Model relasional berbeda dengan model jaringan & hirarki, dalam hal penggunaan pointer atau link.
Tugas bab3 DDL (Database Definition Languange)
Tugas bab3 DDL (Database Definition Languange)
Create
berfungsi untuk membuat suatu database ataupun membuat sebuah table yang berada di dalam database.
Syntax : CREATE database nama_database;
Contoh : CREATE database apotek;
Show
berfungsi untuk menampilkan database atau table yang telah dibuat sebelumnya.
Syntax : SHOW databases;
Contoh : SHOW databases;
USE
berfungsi
untuk membuka / mengaktifkan / memasuki database yang telah kita buat.
Setelah kita masuk kedalam database yang telah kita buat, barulah kita
bisa memanipulasi data yang ada, termasuk untuk membuat table didalam
database tersebut.
Syntax : USE nama_database;
Contoh : USE apotek;
ALTER
berfungsi
untuk mengubah struktur dari suatu table. Mengubah disini tidak hanya
memperbaharui struktur table yang ada, tetapi juga mengubah nama field,
menambahkan primary key, mengubah tipe field, maupun menghapus field
yang telah dibuat sebelumnya.
Syntax : ALTER TABLE nama_tabel parameter_option;
Parameter : add, modify, drop
Contoh : ALTER TABLE farma add merk varchar(10);
Tujuan Utama Perancangan Basis data adalah :
• Memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan pengguna secara khusus dan aplikasi-aplikasinya.
• Memudahkan pengertian struktur informasi
• Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (response time, processing time, dan storage space).
Yang dimaksud dengan macro life cycle itu adalah siklus
kehidupan sistem informasi, sedangkan micro life cycle adalah siklus
kehidupan basis data. Keduanya mempunyai hubungan, yaitu siklus
kehidupan sebuah sistem informasi organisasi berhubungan dengan siklus
hidup sistem basis data yang mendukungnya.
Pada macro lifecycle terdapat 5 tahapan, yaitu :
1. Perencanaan (planning)
2. Analisis (analysis)
3. Desain (design)
4. Pelaksanaan atau konstruksi (implementation/construction)
5. Perawatan (maintenance)
Sedangkan micro lifecycle terdapat 11 tahapan, yaitu
1. Database planning
2. System Definition
3. Requirements collection and analysis
4. Database design
5. DBMS selection (optional)
6. Application design
7. Prototyping (optional)
8. Implementation
9. Data conversion and loading
10. Testing
11. Operational maintenance
Dapat
kita lihat, tahapan micro lifecycle lebih kompleks dibandingkan dengan
macro lifecycle yang lebih sederhana pada tahapannya. Hal ini
dikarenakan siklus kehidupan sistem informasi berhubungan dengan siklus
kehidupan sistem basis data yang mendukungnya yang menyebabkan siklus
kehidupan sistem basis data lebih kompleks dibanding dengan siklus
kehidupan sistem informasi.
Ada 4 aktifitas pengumpulan data dan analisa data :
1. pertama
adalah menentukan kelompok pemakai dan bidang – bidang aplikasinya .
Langkah ini untuk menentukan aplikasi utama dan kelompok pengguna yang
akan menggunakan basis data, individu utama pada tiap kelompok pemakai
dan bidang aplikasi yang telah dipilih merupakan peserta utama pada
langkah selanjutnya dari pengumpulan dan spesifikasi data.
2. kedua
adalah peninjauan dokumentasi yang ada, langkah kedua ini bertujuan
untuk mempelajari dan menganalisa dokumen yang ada dan yang berhubungan
dengan aplikasi – aplikasi. Adapun dokumen lainnya seperti kebijakan –
kebijakan, form, report, dan bagan organisasi, akan diuji dan ditinjau
kembali untuk menguji apakah dokumen tersebut berpengaruh terhadap
kumpulan data dan proses spesifikasi.
3. ketiga
adalah analisa lingkungan operasi dan pemprosesan data, langkah ini
bertujuan untuk memperinci dan mempelajari informasi yang sekarang dan
yang akan datang termaksud juga analisa jenis – jenis transaksi,
frekuensi transaksinya dan juga arus informasi dalam sistem dimana
informasi – informasi tersebut berupa input – output data.
4. keempat
adalah daftar pertanyaan dan wawancara, langkah ini bertujuan untuk
mengumpulkan jawaban pertanyaan – pertanyaan dari para pemakai basis
data yang berpotensi. Ketua kelompok atau individu utama dapat
diwawancarai sehingga input yang banyak dapat diterima dari mereka yang
memperhatikan informasi yang berharga dan mengadakan prioritas.
Transaction throughput
Throughput
adalah Jumlah kerja yang dapat diselesaikan dalam satu unit waktu. Cara
untuk mengekspresikan throughput adalah dengan jumlah job pemakai yang
dapat dieksekusi dalam satu unit atau interval waktu. Dalam sasaran
penjadwalan proses, throughput ini adalah memaksimalkan jumlah job yang
diproses per satu interval waktu. Lebih tinggi angka throughput, lebih
banyak kerja yang dilakukan sistem. Umumnya, kecepatan sistem database
diukur dengan throughput transaksi, dinyatakan sebagai jumlah transaksi
per detik. Faktor-faktor untuk kinerja Berkeley DB dalam sistem
transaksional biasanya file-file database dan file log. Keduanya faktor
karena mereka membutuhkan disk I / O, yang relatif lambat untuk sumber
daya sistem lainnya seperti CPU.
Subscribe to:
Posts (Atom)
JANGAN cuma BACA doank dong !!!
apa komentar sobat TW ??? AYO buat TW jadi HIDUP dengan 'ramai' nya komentar sobat !!! di tunggu cuap cuap nya : D
disini bebas berekspresi tapi tetap sopan dan tidak nyepam ya .. please ..
apa komentar sobat TW ??? AYO buat TW jadi HIDUP dengan 'ramai' nya komentar sobat !!! di tunggu cuap cuap nya : D
disini bebas berekspresi tapi tetap sopan dan tidak nyepam ya .. please ..






